TERBARU DARI KAMI

Fungsi Tombol PFL,AFL,SIP pada mixer

PFL AFL DAN SIP

Fungsi tombol mixer




Sudah semestinya diketahui oleh para praktisi sound system.Karena sebagai user dari sebuah mixing console atau yang biasa kita sebut sebagai Mixer, kita diharuskan dan diwajibkan mengenal dan mengetahui tiap tiap fungsi dari fasilitas audio yang ada pada mixer tersebut.Terkadang kita mendapati sebuah mixer yang dipenuhi oleh switch atau tombol tombol yang banyak yang dijejalkan pada tiap tiap channels input/track nya,baik itu Mixer audio digital maupun Mixer audio analog.





Adapun tombol audio yang ada pada mixer ialah group/bus,main,mix,PFL,AFL,solo bahkan pre,√80(low cut),efx dsb.Namun kali ini saya akan mengulas sedikit tentang tombol favorit saya dan tombol ini hampir dipastikan ada ditiap tiap Mixer profesional yang beredar saat ini.Tombol yang merupakan awal dari pengenalan mixer pada sound system yang kita miliki.
Tombol tersebut adalah PFL,AFL atau SIP.

Apakah kegunaan dai 3 tombol yang dimaksud?
Untuk ke 3 tombol ini menurut saya adalah tombol yang akan memberikan nyawa pada hasil mixing kita.
 

Kenapa demikian?
 

Karena hasil yang kita dengarkan melalui headphone dapat kita setarakan dengan hasil suara yang keluar dari speaker.

Lho kok bisa?


Bila sudah mengetahui rahasia ini kemungkinan keberhasilannya sangat besar,karena kita dapat memonitor setiap input perchanel dari tiap instrumen dan mencari tiap gain yang diperlukan juga ekualisasi tiap tiap channel input pun dapat kita buat sesuai dengan keinginan kita sendiri.Dan yang terpenting adalah headroom control !!!!.Ya...kita dapat pula mengatur headroom control input berkat tombol PFL ini.
Tapi sebelumnya kita bahas sedikit tentang tombol tombol tersebut.apa sih PFL,AFL atau SIP itu?
  • Yang pertama ialah PFL : (kependekan dari Pre-Fader Listen)
  • Yang kedua ialah AFL (kependekan dariAfter Fader Listen)
  • Dan yang ketiga adalah SIP  (kependekan dari Solo Ini Place)

 Mari kita terjemahkan dulu kebahasa Indonesia agar lebih mudah kita mengerti



Pre-Fader Listen


 Pre sama dengan sebelum sedangkan Fader adalah knob Fader volume pada mixer dan Listen sudah pasti kita tau yaitu mendengarkan,mendengarkan melalui apa?ya sudah pasti melalui headphones donk😁.

Dengan kata lain PreFaderListen adalah mendengarkan sumber suara sebelum masuk ke Fader volume yang ada di channel input yang dituju.
Atau dengan kata lain kita mendengarkan langsung melalui headphones signal input pada Chanel yang kita tekan tombol PreFaderListen nya sehingga kita dapat menyesuaikan equalisasi dan nilai dari signal gain yang ada pada channel tersebut sebelum kita send sinyal tersebut ke main mix/master volume.
Kalau boleh dibilang sih mencari headroom gain sebuah sumber suara yang tepat agar tidak peak alias over gain.dimana kita ketahui bila headroom sebuah sumber suara berlebih akan terjadi over tune bila pada instrumen dan rawan feedback pada microphone.


After Fader Listen


After dalam bahasa Indonesia adalah "setelah" sedangkan Fader adalah knob Fader volume dan Listen sudah pasti mendengarkan.

Jadi AfterFaderListen adalah mendengarkan sinyal suara yang telah diproses melalui Fader volume pada channel channel yang telah melalui proses PreFaderListen yang dilanjutkan menuju main mix atau master.
Atau dengan kata lain mendengarkan hasil mixing kita karena telah melakukan proses ekualisasi dan pencarian gain input melalui PreFaderListen pada seluruh channel input.AfterFaderListen bisa juga dikatakan sebagai hasil akhir yang matang dari proses memixing.Yang perlu dilakukan ketika menggunakan AfterFaderListen ialah mem balancing suara,
AfterFaderListen akan lebih bermanfaat bila kita hanya menggunakan 1 Mixer saja atau biasa kita kenal dengan system mixing on stage.sedangkan untuk system mixing FOH AFL ini biasanya hanya digunakan untuk mendengarkan hasil akhir mix sebelum dikeluarkan pada speaker FOH(FarOfHouse).


Solo In Place


Solo  artinya sendiri atau mandiri dan in Place artinya ditempatnya masing masing.

Sebetulnya arti dan fungsi SoloInPlace ini sama dengan AfterFaderListen hanya saja berbeda nama😁.Penggunaan tombol tombol ini sangat sesuai dan bermanfaat untuk mengoperasikan sebuah Mixer live performKarena dapat menghemat waktu memixing jika dipadukan dengan tehnik mixing unity Fader.Karena untuk tehnik mixing equal gain biasanya tombol SOLO/AFL sangat jarang saya gunakan😀


O iya,lanjutin yang diatas yah....kenapa headroom kontrol????

Karena hasil ekualisasi yang baik akan didapat dari headroom yang sesuai...



mengapa bisa begitu?

Karena bila headroom berkurang tingkat colorasi low pada input akan lebih dominan dan bila headroom berlebih maka tingkat colorasi frekwensi tinggi yang akan terjadi.mau bukti silahkan anda praktekkan...

Bila gain kurang pasti suara terasa mendem namun bila gainnya berlebih suaranya akan berubah menjadi lantang dan memekakkan telinga.
Inilah mengapa headroom menjadi faktor terpenting dalam menghasilkan kualitas suara sebelum anda  memixing semua instrumen kedalam main output mixer anda. 
Sekian trick dan tips dari saya seputar PFL,AFL dan SIP ini,next saya akan mengulas tentang Fungsi Graphic equalizer dan cara pengaplikasiannya,Selain itu mungkin anda juga ingin membaca tentang Soundsystem dan 3 jenis amplifier . 
Semoga bermanfaat untuk anda para soundman indonesia.Salam......



Comments

LAGI NAIK DAUN

Backlink versi jaman now